logo

Pencarian

SELAMAT DATANG DI PORTAL RESMI PENGADILAN AGAMA MAJENE.       MOTTO KAMI "DISIPLIN DALAM BEKERJA, PRIMA DALAM PELAYANAN".      VISI KAMI "TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA MAJENE YANG AGUNG".      

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA MAJENE

Website ini adalah portal resmi milik Pengadilan Agama Majene yang berisikan informasi dan berita kegiatan seputar Pengadilan Agama Majene.
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA MAJENE

KAWASAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK DAN WBBM

KAWASAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK DAN WBBM

PROGRAM DIRJEN BADILAG 2026

- Penguatan Integritas dan Akuntabilitas
- Penguatan Kualitas Layanan Peradilan
- Penguatan Kelembagaan
- Penguatan Kualitas SDM
- Penguatan Teknologi Informasi
PROGRAM DIRJEN BADILAG 2026

PESAN DIRJEN BADILAG

"Prinsipnya, sebagian besar masyarakat yang berurusan di Pengadilan Agama membawa persoalan masing-masing. Maka sudah sepantasnya mereka layak mendapatkan layanan dan tempat yang nyaman. Paling tidak Pengadilan Agama sudah meringankan persoalan mereka."
PESAN DIRJEN BADILAG

8 Nilai Utama Makhamah Agung

8 Nilai Utama MARI

Delapan nilai utama Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah: Kemandirian Integritas Kejujuran Akuntabilitas Responsibilitas Keterbukaan Ketidakberpihakan Perlakuan yang sama di hadapan hukum
8 Nilai Utama MARI

Berperkara secara eCourt

eCourt

Aplikasi e-court diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam fungsi menerima pendaftaran perkara online saat masyarakat akan menghemat waktu dan biaya saat melakukan pendaftaran dan dalam proses persidangan perkara.
eCourt

Whistle Blower System

Awasi Dengan SIWAS

Jika anda menemukan dugaan pelanggaran "kode etik" di lingkungan Pengadilan Agama Majene.


Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
Awasi Dengan SIWAS

Laporkan jika ada Keluhan

SP4N Lapor

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat, disini anda dapat melaporkan keluhan atau aspirasi anda dengan jelas dan lengkap.
SP4N Lapor

SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT

SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari Pengadilan Agama Majene
SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT

Hati-Hati Terhadap Tindakan Penipuan

Hati-hati terhadap tindakan penipuan yang mengatas-namakan Mahkamah Agung Republik Indonesia pada umumnya maupun Pengadilan Agama Majene.
Hati-Hati Terhadap Tindakan Penipuan
Sisa Perkara Tahun Lalu = 0 Perkara   |   Masuk = 477 Perkara   |   Putus = 426 Perkara   |   Dalam Proses = 51 Perkara

Diperbarui Tanggal 08/10/2026

UPACARA 17 AGUSTUS 2011

Dalam catatan sejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945, bertepatan dengan tanggal 9 Ramadhan 1364 Hijriyah, hal ini bukan merupakan suatu kebetulan akan tetapi kehendak dan kuasaNya-lah yang terjadi. Bung Karno, Sang Proklamator sebenarnya merencanakan proklamasi tanggal 18 Agustus namun karena desakan para pemuda untuk secepatnya memproklamasikan kemerdekaan di Rengasdengklok maka dengan tegas Bung Karno menyatakan bahwa tanggal 17 Agustus saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan.

Menurut Mahfud MD tanggal 17 Agustus yang bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan itu hanya terjadi 400 tahun sekali. "Dan sekarang, 17 Ramadhan dan 17 Agustus itu sama, ini adalah peristiwa yang istimewa.

Memperingati 17 Agustus 2011 yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1432 H kali ini warga peradilan ( PN Majene & PA Majene ) mengadakan upacara di Kantor Pengadilan Negeri Majene yang diikuti oleh Ketua PN & Ketua PA, segenap hakim, Panitera dan seluruh karyawan karyawatinya terasa hidmat didukung oleh suasana religi puasa ramadhan.

Muhammad Hasyim Ketua Pengadilan Negeri yang menjadi Pembina upacara dalam sambutan seragam dari Bupati Majene menyatakan bahwa peringatan ini seyogyanya tidak hanya dijadikan sebagai seremonial tahunan dan media silaturrahim semata akan tetapi hendaknya dijadikan sebagai media evaluasi, introspeksi serta renungan untuk meneguhkan komitmen serta integritas moral untuk tetap berupaya melanjutkan setiap bentuk perjuangan para pendahulu dalam spektrum dan dimensi yang berbeda.

Lebih lanjut dikatakan, dalam konteks kekinian semangat heroisme, patriotisme dan nasionalisme para pendahulu kita, mestinya dijadikan sebagai motivasi yang kuat untuk menghadapai beragam persoalan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab bersama dalam landasan persatuan, kebersamaan dan solidaritas yang kokoh.

Sejalan dengan tema peringatan tahun ini " DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 KITA TINGKATKAN KESADARAN HIDUP DALAM KEBHINEKAAN UNTUK KOKOHNYA PERSATUAN NKRI, KITA SUKSESKANKEPEMINPINAN INDONESIA DALAM PORUM ASEAN UNTUK KOKOHNYA SOLIDARITAS ASEAN" kita harus menyadari bahwa akhir-akhir ini semangat dan kesadaraan ke-bhineka-an kita sedang diuji. Pada hari yang sama di Papua dikibarkan bendera Bintang Kejora, di Maluku ada RMS dan di berbagai wilayah Indonesia masih banyak yang tidak puas dengan pemerintah sehingga timbul berbagai bentuk anarkisme yang berujung pada menipis atau bahkan hampir menghilangkan nilai persatuan dalam kebhinekaan yang telah lama dibangun dalam tradisi, adat dan budaya.

Namun kita tidak boleh menyerah, setiap tantangan harus dihadapi dengan bijak, dengan terus melakukan perjuangan dalam bentuk pemikiran-pemikiran konsepsional, inovatif dan kreatif, dengan demikian kedepan Indonesian insya Allah akan lebih baik bukan hanya pada tingkat ASEAN tapi negara yang diperhitungkan dalam kancah dunia.

setelah upacara usai peserta upacara saling bersalaman.
Merdeka........... merdeka.......!!! (by Aby Aruf )